Pasar Bendosari


Pasar Bendosari berdiri kurang lebih sejak Tahun 1954, terbukti dengan adanya los besi sebagai bangunan cagar budaya peninggalan Belanda. Pasar ini termasuk dalam daftar pasar yang perlu direhab, dalam rangka pemulihan perekonomian mikro paska dampak gempa bumi di Bantul. Karena  kecilnya sumbangan terhadap PAD, mungkin menjadi salah satu faktor ketidakefektifan dalam upaya permohonan pembangunan pasar ini.

Letak pasar yang kurang strategis, maka pasar ini telah banyak ditinggalkan pedagangnya. Semula jumlah pedagang 26 orang, sekarang yang bertahan dan masih tetap berjualan tinggal 17 orang. Usaha Promo Pasar yang telah dilakukan di Pasar Bendosari ini pun kurang mendapat hasil yang memuaskan. Bahkan los besi yang ada, telah diubah menjadi ruangan tertutup yang dimanfaatkan oleh SD setempat. Hal ini merupakan permasalahan yang harus segera dicari solusinya, terkait dengan komitmen Dinas Perdagangan dalam menjaga eksistensi Pasar Rakyat sebagai penggerak roda perekonomian menengah kebawah ditengah maraknya pasar modern

Komentar :

Belum ada komentar

Tinggalkan komentar :

Silahkan login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.