A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: base/PublicBase.php

Line Number: 334

Backtrace:

File: /home/bantulped/public_html/application/controllers/base/PublicBase.php
Line: 334
Function: _error_handler

File: /home/bantulped/public_html/application/controllers/base/PublicBase.php
Line: 160
Function: _get_user_agent

File: /home/bantulped/public_html/application/controllers/base/PublicBase.php
Line: 142
Function: base_load_visitor

File: /home/bantulped/public_html/application/controllers/base/PublicBase.php
Line: 26
Function: base_view_app

File: /home/bantulped/public_html/application/controllers/informasi/Berita.php
Line: 15
Function: __construct

File: /home/bantulped/public_html/index.php
Line: 275
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: base/PublicBase.php

Line Number: 346

Backtrace:

File: /home/bantulped/public_html/application/controllers/base/PublicBase.php
Line: 346
Function: _error_handler

File: /home/bantulped/public_html/application/controllers/base/PublicBase.php
Line: 160
Function: _get_user_agent

File: /home/bantulped/public_html/application/controllers/base/PublicBase.php
Line: 142
Function: base_load_visitor

File: /home/bantulped/public_html/application/controllers/base/PublicBase.php
Line: 26
Function: base_view_app

File: /home/bantulped/public_html/application/controllers/informasi/Berita.php
Line: 15
Function: __construct

File: /home/bantulped/public_html/index.php
Line: 275
Function: require_once

Rayakan Ultah ke-Empat, Komunitas Eco Enzym Nusantara Lakukan Aksi Peduli Ekosistem Sungai - Bantulpedia

Rayakan Ultah ke-Empat, Komunitas Eco Enzym Nusantara Lakukan Aksi Peduli Ekosistem Sungai

  • 21 September 2023     144

Eco Enzym Nusantara merupakan satu organisasi dengan tujuan mulia yaitu terwujudnya bumi kembali indah lestari dan terjaganya keberlangsungan hidup semua makhluk ciptaanNya. Komunitas ini telah terbentuk dan tersebar di semua propinsi di Indonesia tak terkecuali di D.I. Yogyakarta. Dengan mengusung tema WALK FOR MOTHER EARTH: Love Mother Earth, Save Many Lives, Komunitas Eco Enzym Nusantara DIY rayakan ulang tahun ke-empat. Relawan Eco Enzym Nusantara dari lima wilayah (Sleman, Gunung Kidul, Kulon Progo, Bantul, dan Kota Jogja) menggelar peringatan HUT keempatnya yang bertempat di Pendopo Embung Potorono, Kalurahan Potorono, Kapanewon Banguntapan pada Minggu (17/9/2023).

Acara ini diawali dengan agenda jalan sehat yang dilanjutkan dengan senam bersama. Seperti pada ulang tahun sebelumnya, komunitas Eco Enzym Nusantara kembali lakukan aksi peduli ekosistem sungai dengan penuangan eco enzym ke sungai murwe yang terletak bersampingan dengan embung Potorono.

Dalam rangkaian acara tersebut juga dilakukan pemutaran video pendek berisi rangkaian perjalanan komunitas Eco Enzym Nusantara dan alasan kegiatan para relawan Eco Enzyme Nusantara, berawal dari keprihatinan relawan terhadap perubahan iklim yang sedang terjadi.

Ketua Eco Enzym Nusantara DIY, dr. Lusia Anggraini, mengatakan tujuan dari kegiatan tersebut untuk mengajak sebanyak mungkin warga masyarakat agar sadar lingkungan, lebih mencintai bumi dengan memperkenalkan eco enzyme dan manfaatnya.

"Eco Enzym Nusantara ini hampir setiap Minggu rutin melakukan sosialisasi sadar lingkungan, bisa dilihat disosial media kami. Semua ini didasari karena para relawan memiliki semangat mencintai bumi ini," tutur Lusia.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul Ari Budi Nugroho, S.T., M.Sc., menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi sekarang dimana permasalahan sampah belum kunjung terselesaikan. Namun dirinya mengajak kepada semua pihak agar dapat mengelola sampah sejak dari sumbernya.

"Akhir-akhir ini kita banyak disuguhkan pemandangan yang memprihatinkan, yaitu sampah dimana-mana. Komunitas Eco Enzym Nusantara merupakan salah satu yang berperan guna menangani permasalahan tersebut. Hal sekecil apapun perlu kita lakukan untuk turut andil dalam menyelesaikan masalah sampah sejak dari sumbernya," ujar Ari. (Fza)