Satu-satunya di Asia Tenggara, Kelestarian Gumuk Pasir di Bantul Perlu Terus Dijaga

  • 15 November 2021     214

Dalam rangka mensukseskan Program Bantul Bersih Sampah Tahun 2025 (Bantul Bersama), Pemerintah Kapanewon Kretek bekerjasama dengan pokdarwis melaksanakan aksi bersih Gumuk Pasir Barchan yang berada di kawasan wisata Parangtritis, Minggu (14/11).

Dalam kesempatan tersebut, hadir Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih bersama Ketua Perwosi Bantul Hj. Emi Masruroh Halim, S.Pd didampingi DPRD Bantul, jajaran forkopim Kapanewon Kretek, Lurah dan perangkat Kalurahan Parangtritis, Pramuka Kwaran Kretek serta pelaku wisata Gumuk Pasir Barchan. 

"Gumuk" berasal dari bahasa Jawa yang artinya gundukan-gundukan pasir yang terhampar luas. Gumuk pasir di Bantul sendiri terbentuk dari material Gunung Merapi yang kemudian mengalami transportasi melalui Sungai Opak dan Sungai Progo yang kemudian terbawa ombak dan mengendap di pantai. Material yang mengendap kemudian mengering dan terbawa angin lalu terbang kedaratan sehingga mengalami proses deposisi menjadi gumuk pasir.

Penewu Kretek Cahya Widada, S.Sos, M.H. menjelaskan gumuk pasir di Bantul ini merupakan warisan geologi, warisan dunia karena merupakan satu-satunya gumuk pasir di kawasan Asia Tenggara. Untuk itu, kelestarian lingkungan gumuk pasir perlu untuk terus dijaga. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini dilaksanakan aksi bersih sampah agar kawasan gumuk pasir terus terjaga kealamiannya.

"Secara administratif, kawasan gumuk pasir ini menempati beberapa wilayah padukan, untuk itu perlu dilakukan aksi bersih sampah bersama-sama untuk menjaga kealamiannya sehingga kelestariannya tetap terjaga serta menarik wisatawan untuk berkunjung dan warga bisa menikmati hasil dari pengelolaan gumuk pasir ini," terang Penewu Kretek.

Selanjutnya, Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih menerangkan bahwa program Bantul Bersama merupakan program yang penting dan strategis, dimulai dari tahun ini hingga nanti pada tahun 2025 bisa terwujud Kabupaten Bantul yang bersih dari sampah. "Sampah tidak berserakan dimana-mana, sungai-sungai bersih, drainase bersih, irigasi bersih, sehingga Bantul menjadi Kabupaten yang layak untuk ditinggali, layak untuk dikunjungi oleh wisatawan," ujar Bupati Bantul.

Setelah aksi bersih sampah selesai, kemudian acara dilanjutkan dengan Lomba Gobak Sodor antar padukuhan se-Kapanewon Kretek berlokasi di Gumuk Pasir Barchan.