IPSM Bantul Salurkan 650 Sembako kepada Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial

  • 11 November 2021     177

Bantul – Kamis (11/11) Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih menghadiri bakti sosial dalam memperingati Hari Pahlawan Tahun 2021  yang diselenggarakan oleh Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kabupaten Bantul dengan membagikan 650 sembako di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa Kabupaten Bantul.  Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih  secara simbolis memberikan paket sembako kepada Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), lansia, anak yatim piati, korban KDRT dan wanita yang ekonomi lemah. Acara ini di selenggarakan sesuai dengan protokol kesehatan.

Menurut laporan penyelenggara Ketua IPSM Kabupaten Bantul, Sulastri mengatakan, program kerja yang telah dilaksanakan maupun belum yaitu, pendataan PMKS (penyandang masalah kesejahteraan sosial) dan PSKS (penyandang sumber kesejahteraan sosial), mengikuti dan mendampingi program pemerintah bermitra dengan Dinas Sosial P3A Kabupaten Bantul.

Dalam sambutan Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih mengapresiasi peran IPSM dalam menanggulangi permasalahan sosial. Peran IPSM yang menjadi garda terdepan ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Diadakannya bakti sosial ini diharapkan dapat memberikan kesejahteraan dan mampu membangun penangulangan masalah sosial yang ada di Kabupaten Bantul. 

Kabupaten Bantul telah menetapkan misi mengenai masalah sosial yaitu penanggulangan masalah sosial secara terpadu dan pencapaian Bantul sebagai Kabupaten layak anak, ramah perempuan, dan difabel. “Bakti sosial ini akan dapat meringankan saudara-saudara kita, para penyandang masalah kesejahteraan sosial dan ini bisa terus kita lakukan sehingga tidak ada lagi masyarakat Kabupaten Bantul yang masalah sosialnya ini tidak terbantu” ujarnya.

Harapan Bupati Bantul adalah kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bantul. Permasalahan kesejahteraan masyarakat tidak hanya diupayakan oleh pemerintah namun masyarakat juga harus dapat bekerja sama, memiliki sikap peduli terhadap sesama, gotong royong, dan sikap tolong menolong yang dapat mengurangi permasalahan sosial.