Beras OPK Raskin Akan Segera Didistribusikan di Bantul

  • 13 Desember 2007     570
Bulog DIY kembali akan menggelar Operasi Pasar Khusus ( OPK) beras bagi keluarga miskin di Bantul. Rencananya beras raskin ini akan mulai dibagikan mulai tanggal 15 hingga 29 Desember 2007 di seluruh desa di Bantul. Namun demikian dalam pembagian raskin ini ada penyesuaian harga dari Rp. 1.000,- menjadi Rp. 1.600,-. Untuk itu nantinya warga miskin diminta menyiapkan uang Rp. 16.000,- untuk menebus beras sebanyak 10 kilogram per RTM ( Rumah Tangga Miskin). Batas waktu raskin yaitu 31 Desember 2007.

Hal demikian disampaikan oleh Mitfah dari Bulog wilayah Yogyakarta saat berlangsungya acara Sosialisasi pelaksanaan Operasi Pasar Khusus raskin dan Pelaksanaan Raskin 2008 di Bantul Terrace, Kamis(13/12). Acara ini dibuka oleh Assek II Drs.Suryanto serta Dinas/Instansi terkait serta para Kepala Desa se-Bantul.

" Kabupaten Bantul tahun 2008 sebenarnya mengusulkan raskin bagi 74.362 RTM namun Pusat hanya memberikan 64.386 RTM. Beras ini akan didistribusikan selama 10 bulan dengan harga Rp.1.600,- di titik distribusi, " kata Mitfah.

Dia menambahkan bahwa indikator keberhasilan raskin meliputi, tepat sasaran, tepat harga yaitu Rp.1.600,- tepat waktu, tepat administrasi, dan tepat kualitasnya. " Kami menjamin rasa beras raskin sebagaimana yang kita makan dan layak konsumsi, "katanya.

Sementara itu Assek II Drs. Suryanto mengatakan bahwa dia berharap pembagian raskin nantinya dapat berjalan dengan lancar. Apalagi kendala wilayah tidak begitu sulit dan Kabupaten Bantul terjangkau semua. "Mohon petugas mampu memahamkan masyarakat dengan bijaksana akan adanya penyesuaian harga menjadi Rp.1600, atau kenaikan harga 60 % ini. Dibilang murah ya murah mengingat harga pasaran sudah diatas Rp.4.000,-. Namun mungkin bagi rakyat miskin boleh jadi masih dirasakan mahal, " katanya. Metode dan prosedur pembagian diharapkan juga semakin diperbaiki agar masyarakat bisa puas.

Sementara itu Drs.Sulistyanto,MPd Kabid Penyusunan dan Penilaian Program BKK Bantul, mengatakan bahwa subsisdi beras raskin ini merupakan salah satu cara untuk mengurangi beban kehidupan rakyat miskin jika pembagiannya tepat sasaran. Selain itu nantinya mereka juga akan dibebaskan dari kewajiban membayar pajak PBB jika anggaran APBD 2008 disetujui DPRD. "Untuk tahun 2008 memang ada pembagian beras raskin sebanyak 10 kali atau berakhir sekitar Oktober 2008. Namun kita harapkan nantinya Bulog mau mengadakan Operasi Pasar khusus ( OPK) di Bulan November atau Desember, " ujarnya. Sedangkan proporsi pembagian bagi RTM akan berubah menyesuaikan dengan update data hasil verifikasi KK miskin belum lama ini. Sehingga nantinya sasaran dan jumlah raskin bisa berubah. (adm)