JALAN SEHAT BANTUL BANGKIT Semarakkan HUT KORPRI ke 36 Dan HKN ke 43

  • 11 Desember 2007     525
Untuk lebih menyemarakkan HUT KORPRI ke 36 dan HKN ke 43 panitia bersama menyelenggarakan jalan sehat Bantul Bangkit yang akan dilaksanakan Minggu 16 Desember 2007 dengan mengambil start dan finis di Pasar Seni Gabusan Bantul. Dalam acara tersebut tiap peserta dikenakan kontribusi Rp. 20.000,- dengan mendapat fasilitas satu kaos, snack dan satu kupon door prize untuk memperebutkan 2 motor Suzuki Smash dan ratusan hadiah hiburan.

Menurut ketua panitia bersama Drs. Subarkah tujuan dari diadakan acara tersebut untuk menggugah kesadaran masyarakat akan arti kesehatan dengan cara mudah dan biaya murah. Disamping itu sasaran yang ingin dicapai untuk berpartisipasi adalah keluarga besar KORPRI dan keluarganya serta masyarakat umum yang cinta kesehatan. "Dengan ikut acara jalan sehat Bantul bangkit maka akan dapat manfaat badan sehat, biaya murah dan kalau beruntung membawa hadiah" jelasnya. Lebih lanjut dikatakan target peserta yang ingin dicapai 5.000 orang namun sampai hari ini (Selasa, 11/12) jumlah pendaftar sudah 5.223 sehingga panitia harus menambah kaos. Bagi anggota KORPRI maupun masyarakat yang belum mendaftar dan ingin ikut pertisipasi kesempatan pendaftaran ditutup hari Sabtu, (15/12) jam kerja, dan bila persediaan kaos tidak mencukupi peserta dikenakan biaya pendaftaran Rp. 10.000,- dengan fasilitas dan kesempatan sama cuma tanpa kaos.

Senada Sekretaris Panitia Drs. Dalyanto menambahkan untuk peserta yang telah mendaftar dimohon untuk hadir di komplek pasar seni Gabusan pukul 06.00 WIB dengan membawa kupon snack untuk ditukar di tempat panitia. Panjang rute kira-kira 6 km dengan melalui jalur yakni star dari depan Pasar Seni Gabusan ke utara - pertigaan Tembi ke barat - pertigaan Miri ke selatan - SMA N 3 ke timur - pertigaan Code ke timur lewat jembatan dan menuju Pasar Seni lewat selatan. Untuk menunggu pengundian door prize peserta akan dihibur dengan musik elekton yang akan menghadirkan penyanyi-penyanyi disekitar DIY yang biasa tampil di Purawisata Yogyakarta. (mwr)