DR. Khoiruddin Basyori :Ciri Orang Beriman Selalu Berbuat Baik

  • 26 Maret 2008     157
Ciri-ciri orang beriman antara lain akan selalu berbuat baik ( ahsana ) dimanapun tempatnya secara ikhlas, mau mengoreksi diri sendiri atau otokritik ( sohaha ) guna menuju kemajuan serta mau melakukan perbuatan yang didasarkan pada persatuan ( sholeha ) untuk mewujudkan harmoni dalam kehidupan bersama sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Hal itu disampaikan oleh DR. Khoiruhdin Basyori Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ( UMY ) pada tausiyah pengajian peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW yang diselenggarkan Pemkab Bantul dihadiri Wakil Bupati Bantul Drs. H Sumarno PRS, unsur anggota Muspda Bantul, para kepala dinas instansi dan PNS di lingkugan Pemkab Bantul di Masjid Agung Manunggal hari Rabu ( 26/3 ).

Lebih lanjut dikatakan oleh Rektor UMY bahwa sebagaimana Firman Alloh SWT pada surat Al Anbiya ayat 105 yang antara lain menyebutkan bahwa yang bisa mewarisi dunia ini adalah orang-orang yang shaleh ( berbuat baik ), maka untuk bisa mewarisi dunia tersebut perbuatan baik harus dilandasi ikhlas agar menjadi ringan serta bersungguh-sungguh dalam melaksanakannya.

Sekecil apapun perbuatan baik itu, sebaiknya harus segera kita lakukan. Karena usia manusia sangat terbatas dan tidak tahu kapan datangnya kematian, agar saat kematian datang sudah membawa bekal yang cukup tandasnya.

Berkaitan dengan program rekonsiliasi bagi warga Kabupaten Bantul paska rehabilitasi rekonstruksi yang saat ini sedang bergulir, maka DR Khoiruddin Basyori menilai sangat tepat pada momentum peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW untuk kembali merajut persatuan sesama warga dilandasi niat dan perbuatan baik.

Pada acara tersebut Wakil Bupai Bantul Drs. H. Sumarno PRS berkenan menyerahkan secara simbolis tropi dan uang pembinaan kepada para juara MTQ tingkat Kabuapten Bantul tahun 2008 yang berlangsung baru-baru ini di Kecamatan Pandak, sementara infaq yang terkumpul pada pengajian tersebut mencapai sejumlah Rp 1.267.000,-. (bn)