•  07 Februari 2024
  •    
  •  102
Tertinggi di DIY, Perolehan Bulan Dana PMI Bantul 2023 Capai 1,2 Miliar Rupiah

Bulan Dana PMI merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap bulan dalam rangka menghimpun, menggalang dana sumbangan, partisipasi instansi dan lembaga termasuk seluruh komponen masyarakat untuk mendukung pelayanan kemanusiaan kepalangmerahan.

PMI Kabupaten Bantul mencatat capaian perolehan Bulan Dana PMI Kabupaten Bantul selama tahun 2023 terkumpul sejumlah Rp. 1,2 Miliar. Perolehan ini menjadi yang tertinggi se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Hal ini disampaikan Ketua PMI Kabupaten Bantul, HM Wirmon Samawi SE MIB, dalam sambutannya pada Serah Terima Bulan Dana PMI Tahun 2023, Launching Bulan Dana PMI Tahun 2024 dan Pembukaan Musyawarah Kerja PMI Kabupaten Bantul Tahun 2024 yang diselenggarakan pada Rabu (7/2/2024) di Pendopo Parasamya.

“Bulan dana 2023 terkumpul 1 Miliyar 204 juta yang mana ini adalah yang tertinggi di DIY. Sudah lima tahun ini PMI Bantul memimpin dalam bulan dana di lingkungan DIY. Meskipun tahun ini agak turun sedikit namun tetap yang terbanyak. Ini adalah sebuah kepedulian dari pemerintah daerah. Selama ini kita dibantu dana hibah dari Pemkab. Bulan dana ini dari masyarakat dan Kembali ke masyarakat juga,” kata Wirmon.

Selanjutnya, Ketua Bidang Hukum dan Advokasi, Kardi, S.H mewakili Ketua PMI DIY, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan pemerintah Kabupaten Bantul yang turut memberikan hibah dana sebagai dukungan bagi pelayanan kemanusiaan kepalangmerahan. Dalam sambutannya, ia mengingatkan jika PMI merupakan organisasi yang mengandalkan kepercayaan masyarakat. Maka untuk menjaga kepercayaan tersebut seluruh komponen PMI harus bekerja professional menjunjung tinggi tujuh prinsip Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah. Prinsip dasar tersebut menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai dinamika dan tantangan operasi kemanusiaan.

“Saya berharap komponen PMI di DIY memiliki komitmen yang kuat tanpa pamrih serta mampu memberikan keteladanan. Harus mempunyai pikiran dan niat hati yang mulia. Dengan semakin tingginya dukungan pemerintah Kabupaten Bantul dan masyarakat serta dalam menjalankan fungsi PMI dituntut untuk semakin professional dan responsif dalam pelayanan masyarakat,” jelas Kardi.

Musyawarah kerja PMI Kabupaten Bantul tahun ini merupakan musyawarah terakhir  untuk kepengurusan masa bhakti 2019-2024 yang berakhir pada tanggal 14 Agustus 2024. Perwakilan PMI DIY berharap musyawarah kerja kali ini dapat menghasilkan program kerja yang berkualitas, berlandaskan kinerja organisasi PMI menuju organisasi yang professional dan berintegritas serta bergerak bersama masyarakat.

Sementara itu Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, dalam arahannya menghaturkan terima kasih dan apresiasi kepada PMI Bantul yang telah menjadi lokomotif kemanusiaan di Kabupaten Bantul sehingga masalah kemanusiaan di Bantul dapat diatasi bersama.

“Terima kasih dan apresiasi telah menjadi lokomotif kemanusiaan di Kabupaten Bantul sehingga masalah-masalah kemanusiaan ini bisa kita atasi,” tutur Bupati.

Bupati juga menegaskan bahwa Kabupaten Bantul memiliki berbagai macam potensi kebencanaan. Oleh karenanya, kehadiran PMI dalam memberikan pelayanan kemanusiaan menjadi tugas yang sangat mulia. Untuk itu pemerintah Kabupaten Bantul terus berkomitmen memberikan dukungan bagi PMI dalam melaksanaan misi kemanusiaan. (Fza)